Sabtu, 21 Juli 2012

PESAWAT BUATAN BAPAK BJ HABIBIE:













                                              BIOGRAFI Bpk BJ Habibie


Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.

Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.

Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude.

                                                       SUKHOI 27

Sukhoi Su-27 (kode NATO: Flanker) adalah pesawat tempur yang awalnya diproduksi oleh Uni Soviet, dan dirancang oleh Biro Desain Sukhoi. Pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat (yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet). Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi. Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan-Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 berbentuk mirip. Ini adalah keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interseptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.


Sejarah

Sukhoi Su-27UB fighter-trainer.
Beriev A-50 dan Sukhoi 27 dari Russian Air Force terbang diatas kota Moscow sebagai bagian dari latihan Victory Day Parade.
Sukhoi Su-27UB pada Farnborough Airshow 1990
Pada tahun 1969, Uni Soviet mendapatkan informasi bahwa Angkatan Udara Amerika Serikat telah memilih McDonnell Douglas untuk memproduksi rancangan pesawat tempur eksperimental (yang akan berevolusi menjadi F-15). Untuk menghadapi ancaman masa depan ini, Uni Soviet memulai program PFI (Perspektivnyi Frontovoy Istrebitel, "pesawat tempur taktis mutakhir") yang direncanakan menghasilkan pesawat yang bisa menyaingi hasil rancangan Amerika Serikat.
Namun, spesifikasi yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat-syarat program ini pada satu pesawat saja ternyata terlalu rumit dan mahal. Maka program ini dibagi menjadi dua, yaitu TPFI (Tyazholyi Perspektivnyi Frontovoi Istrebitel, "pesawat tempur taktis mutakhir berat") and the LPFI (Legkiy Perspektivnyi Frontovoi Istrebitel, "pesawat tempur taktis mutakhir ringan"). Langkah ini juga mirip apa yang dilakukan Amerika Serikat, dimana Amerika Serikat memulai program "Lightweight Fighter" yang nantinya akan menghasilkan F-16. Sukhoi OKB diberikan program TPFI.
Rancangan Sukhoi pertama kali muncul sebagai pesawat sayap delta T-10, yang pertama terbang pada tanggal 20 Mei 1977. T-10 terlihat oleh pengamat Barat, dan diberikan kode NATO Flanker-A. Perkembangan T-10 menemui banyak masalah, yang berakibat pada kehancuran ketika salah satu pesawat ini jatuh pada tanggal 7 Mei 1978. Kejadian ini kemudian ditindaklanjuti dengan banyak modifikasi perancangan, yang menghasilkan T-10S, yang terbang pertama kali pada 20 April 1981. Pesawat ini juga menemui kesulitan, dan jatuh pada tanggal 23 Desember 1981.
Versi produksi pesawat ini (Su-27 atau Su-27S, dengan kode NATO Flanker-B) mulai dipakai Angkatan Udara Soviet pada tahun 1984, tetapi baru dipakai menyeluruh tahun 1986, karena sempat terhambat oleh masalah produksi. Pesawat ini dipakai oleh Pertahanan Anti Udara Soviet (Voyska PVO) dan Angkatan Udara Soviet (VVS). Pemakaiannya di V-PVO adalah sebagai interseptor, menggantikan Sukhoi Su-15 and Tupolev Tu-28. Dan pemakaiannya di VVS lebih difokuskan kepada interdiksi udara, dengan tugas menyerang pesawat bahan bakar dan AWACS, yang dianggap sebagai aset penting angkatan udara NATO
                                                RIWAYAT HIDUP KEPALA SEKOLAH KU
                                                         (bpk Dedi Dwitagama)
Nopember 2011 menjadi Kepala Sekolah di SMKN 29 Penerbangan Jakarta yang merupakan satu-satunya sekolah Penerbangan Negeri di Jakarta, setelah menjadi  Kepala SMK Negeri 36 Cilincing Jakarta Utara, program keahlian; teknologi industri, kelautan dan teknik komputer & jaringan sejak tahun 2009, dan empat tahun sebagai Kepala SMK Negeri 3 Jakarta dan 17 tahun mengajar Matematika di SMK Negeri 39 Jakarta.

organisasi yg pernah beliau ikuti ialah:* Sekretaris Dewan Pendidikan Jakarta Pusat sejak tahun 2005,
* Wakil Sekretaris PGRI Jakarta Pusat sejak 2007 – 2010,
* Wakil Sekretaris PGRI Jakarta Utara sejak 2011,
* Sekretaris Kelompok Kerja Kepala SMK (K3SK) DKI Jakarta sejak 2009.

 Pekerjaan lain yang ditekuni adalah;* Nara Sumber,
Trainer/Motivator bidang Pendidikan,
*Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS
*Kepemimpinan, Berbicara dimuka Umum,
* Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK.

Lembaga Internasional dan domestik yang pernah bersinergi dengan Saya diantaranya; 
Australian Indonesian Specialised Training Program (IASTP),
 International Labour Organization (ILO), United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Sampoerna Foundation Teacher Institutes, Intercarlson Marketing Company Jakarta, Frissian Flag Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI,
 Badan Narkotika Propinsi (BNP) berbagai daerah di Indonesia, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) berbagai daerah di Indonesia,
 Balai Diklat Tenaga Kependidikan DKI Jkt,
 Direktorat Pembinaan SMK Depdiknas RI, Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas RI, Penerbit Galaxi, Program Pascasarjana UNJ, Universitas Indonesia, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sudin Dikmen dan dikdas DKI Jakarta, Perguruan Tinggi, Sekolah-sekolah Taman Kanak-kanak, hingga SLTA dan lain-lain.
Prestasi yang pernah diraih diantaranya; Juara 3 Kepala Sekolah Berprestasi (d/h Kepala Sekolah Teladan) tingkat Provinsi DKI Jakarta (2008), Juara 1 Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Jakarta Pusat (2008), Juara 2 e-Learning Award kategori BLOG EDUKATIF tingkat Naasional, Pustekkom Depdiknas RI (2008), Juara 3 Kompetisi blog “I Love Mobile Blogging”: XL dan Dagdigdug (2008), Juara 1 Guru Berprestasi (d/h Guru Taladan) tingkat Provinsi DKI Jakarta (2004), dan lain-lain.
PUASA BUAKAN HANYA MENAHAN HAUS DAN LAPAR..
TAPI MENAHAN EMOSI/MARAH...
               * SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA*

Jumat, 20 Juli 2012

                                                SEJARAH PESWAT TERBANG
Pesawat terbang yang lebih berat dari udara diterbangkan pertama kali oleh Wright Bersaudara (Orville Wright dan Wilbur Wright) dengan menggunakan pesawat rancangan sendiri yang dinamakan Flyer yang diluncurkan pada tahun 1903 di Amerika Serikat. Selain Wright bersaudara, tercatat beberapa penemu pesawat lain yang menemukan pesawat terbang antara lain Samuel F Cody yang melakukan aksinya di lapangan Fanborough, Inggris tahun 1910. Sedangkan untuk pesawat yang lebih ringan dari udara sudah terbang jauh sebelumnya. Penerbangan pertama kalinya dengan menggunakan balon udara panas yang ditemukan seorang berkebangsaaan Perancis bernama Joseph Montgolfier dan Etiene Montgolfier terjadi pada tahun 1782, kemudian disempurnakan seorang Jerman yang bernama Ferdinand von Zeppelin dengan memodifikasi balon berbentuk cerutu yang digunakan untuk membawa penumpang dan barang pada tahun 1900. Pada tahun tahun berikutnya balon Zeppelin mengusai pengangkutan udara sampai musibah kapal Zeppelin pada perjalanan trans-Atlantik di New Jersey 1936 yang menandai berakhirnya era Zeppelin meskipun masih dipakai menjelang Perang Dunia II. Setelah zaman Wright, pesawat terbang banyak mengalami modifikasi baik dari rancang bangun, bentuk dan mesin pesawat untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara.Pesawat komersial yang lebih besar dibuat pada tahun 1949 bernama Bristol Brabazon.Sampai sekarang pesawat penumpang terbesar di dunia di buat oleh airbus industrie dari eropa dengan pesawat A380.

           Bandar udara tersibuk di dunia

 

Bandar udara tersibuk di dunia merupakan klaim yang diperdebatkan oleh pemilik bandara-bandara terbesar dunia. Definisi "tersibuk" masih diperdebatkan, dengan klaim yang diletakkan pada basis operasi pesawat, lalu lintas kargo atau jumlah penumpang.
Bandara berikut memiliki klaim buatan (atau klaim yang telah dibuat untuk mereka):

Bandar udara berikut membuat klaim menurut pengukuran volume yang diakui dan diterima secara luas oleh industri penerbangan:
Jumlah penumpang terbesar per tahun. (1998–2006) [1]
Kedatangan dan keberangkatan ("operasi") terbanyak per tahun. (1999–2000, 2005–2007).
Kota tujuan yang dilayani terbanyak. [2] [3]
Lalu lintas kargo terbanyak menurut volume per tahun. (1993–2006) [4]
Asal dan tujuan penumpang terbanyak (contohnya, tidak menghubungkan).
Bandar udara tersibuk yang dibangun pada pulau buatan. Juga tersibuk ke-5 menurut lalu lintas Penumpang Internasional.
Bandar udara dengan penerbangan umum tersibuk di dunia (lepas landas dan pendaratan per tahun).
Bandar udara berlandasan tunggal tersibuk di dunia (penumpang) [1]
Kota tujuan internasional terbanyak yang dilayani.

Klaim bersejarah

Dipegang sejak 1932 hingga O'Hare merebutnya pada tahun 1962, Midway merupakan bandara tersibuk di dunia menurut pergerakan penumpang dan pesawat. Sebelum Perang Dunia II, Chicago Midway merupakan satu dari empat asal atau tujuan penerbangan maskapai AS. [2]
Jumlah penumpang terbesar per tahun (sebelum 1998)
Kedatangan dan keberangkatan terbanyak per tahun (sebelum 1998, 2001–2004).
Bandar udara domestik tersibuk di dunia hingga penerbangan menuju Seoul dimulai. Tetapi, sering dihalangi oleh Bandar Udara Internasional Narita, yang melayani penumpang internasional terbang menuju Tokyo. Bandar udara tersibuk di Jepang dan Asia.
Bandar udara domestik tersibuk di dunia hingga penerbangan menuju Tokyo dimulai Oktober 2007. Menangani 19.3 juta penumpang, tetapi dikalahkan Bandar Udara Internasional Chicago Midway dengan sekitar 0.5 juta penumpang. Penerbangan penumpang internasional dilayani oleh Bandar Udara Internasional Shanghai Pudong, yang menangani 60% lalu lintas di Shanghai. Tersibuk ke-15 di Asia dan ke-62 di dunia.
Jumlah penumpang internasional terbesar per tahun (2004) [5] [6]